Banyak orang tua mengira TK A dan TK B hanyalah pembagian kelas berdasarkan usia, padahal keduanya memiliki fungsi pendidikan yang berbeda. Kesalahan memahami perbedaan ini sering membuat orang tua salah menempatkan anak, misalnya memaksakan masuk TK B terlalu dini atau menganggap TK A tidak penting.
Artikel ini membahas perbedaan TK A dan TK B secara menyeluruh, mulai dari usia anak, fokus pembelajaran, hingga dampaknya terhadap kesiapan masuk Sekolah Dasar. Dengan pemahaman yang tepat, orang tua dapat memilih jenjang TK berdasarkan kesiapan anak, bukan sekadar kebiasaan atau tekanan lingkungan.
Apa Itu TK A dan Apa Tujuannya
TK A merupakan jenjang awal pendidikan Taman Kanak-Kanak yang umumnya ditujukan bagi anak usia 4–5 tahun. Pada tahap ini, tujuan utama TK A bukan akademik, melainkan adaptasi anak terhadap lingkungan sekolah.
Di TK A, anak diarahkan untuk:
- mengenal rutinitas sekolah,
- belajar berpisah dari orang tua secara bertahap,
- membangun rasa aman di lingkungan baru,
- berinteraksi dengan teman sebaya,
- mengembangkan motorik kasar dan halus,
- mulai memahami aturan sederhana.
TK A berperan sebagai fondasi emosional dan sosial. Anak yang nyaman di TK A biasanya lebih siap menghadapi tuntutan yang lebih terstruktur di jenjang berikutnya.
Apa Itu TK B dan Apa Perannya
TK B adalah jenjang lanjutan setelah TK A yang diperuntukkan bagi anak usia 5–6 tahun. Fokus utama TK B adalah menyiapkan anak memasuki Sekolah Dasar, baik dari sisi mental, sosial, maupun kemampuan dasar belajar.
Banyak orang tua mempertanyakan apakah TK A wajib untuk anak sebelum masuk TK B, padahal keputusannya sangat bergantung pada usia dan kesiapan anak.v
Di TK B, anak mulai dikenalkan pada:
- pra-membaca, pra-menulis, dan pra-berhitung,
- mengikuti instruksi dengan durasi lebih panjang,
- menyelesaikan tugas sederhana,
- bekerja sama dalam kelompok,
- memahami aturan yang lebih konsisten.
Walaupun terdapat unsur akademik ringan, pembelajaran di TK B tetap berbasis bermain. Anak tidak dituntut menguasai calistung secara formal seperti di SD.
Perbedaan TK A dan TK B Dilihat dari Berbagai Aspek
1. Usia Anak
- TK A: 4–5 tahun
- TK B: 5–6 tahun
Usia ini bersifat acuan umum. Namun, kesiapan anak tetap menjadi faktor utama.
2. Fokus Pembelajaran
- TK A: adaptasi, sosialisasi, kemandirian dasar
- TK B: kesiapan belajar dan masuk SD
3. Pendekatan Akademik
- TK A: hampir tidak ada tuntutan akademik
- TK B: mulai dikenalkan konsep dasar secara bertahap
4. Tujuan Akhir
- TK A: membangun kenyamanan dan kepercayaan diri anak
- TK B: menyiapkan transisi ke pendidikan dasar
Perbedaan ini menunjukkan bahwa TK A dan TK B bukan jenjang yang bisa dipertukarkan sembarangan.
Apakah Anak Harus Masuk TK A Sebelum TK B?
Secara umum, anak dianjurkan mengikuti TK A sebelum TK B, terutama jika sebelumnya belum pernah mengikuti PAUD atau Kelompok Bermain. TK A membantu anak beradaptasi secara emosional sebelum menghadapi tuntutan yang lebih terstruktur di TK B.
Namun, dalam kondisi tertentu, anak bisa langsung masuk TK B jika:
- usia sudah mencukupi,
- menunjukkan kesiapan emosional dan sosial,
- kebijakan sekolah memungkinkan.
Untuk menilai kesiapan tersebut, orang tua sebaiknya membaca Ciri Anak Siap Masuk TK: Tanda Fisik, Emosional, dan Sosial agar keputusan tidak hanya berbasis usia.
Apakah TK A dan TK B Berpengaruh ke Masuk SD?
Banyak orang tua khawatir apakah mengikuti TK A atau TK B mempengaruhi peluang masuk SD. Secara prinsip, yang paling berpengaruh adalah kesiapan anak, bukan sekadar pernah mengikuti jenjang tertentu.
TK B memang sering dianggap tahap akhir sebelum SD, tetapi anak yang matang secara emosional dan sosial akan lebih mudah beradaptasi di SD, terlepas dari jalur TK yang ditempuh.
Untuk gambaran menyeluruh tentang proses masuk TK dan alurnya, orang tua dapat membaca Panduan TK Lengkap: Usia Masuk, Jenis TK, & Cara Pendaftaran.
Selain itu, bagi orang tua yang mempertimbangkan langsung masuk SD, artikel Anak Langsung SD atau TK Dulu? Pertimbangan untuk Orang Tua dapat menjadi bahan pertimbangan tambahan.
Kesimpulan
Perbedaan TK A dan TK B terletak pada usia anak, fokus pembelajaran, dan tujuan pendidikannya. TK A berfungsi sebagai fase adaptasi dan pembentukan dasar sosial-emosional, sedangkan TK B berperan menyiapkan anak menuju Sekolah Dasar. Dengan memahami perbedaan ini, orang tua dapat menempatkan anak pada jenjang yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kesiapan perkembangannya.